Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Krisis Minyak Global jadi Alarm, Perusahaan Otomotif Didesak Kebut Transisi Kendaraan Listrik
Nasional

Krisis Minyak Global jadi Alarm, Perusahaan Otomotif Didesak Kebut Transisi Kendaraan Listrik

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: April 5, 2026 12:14 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi Motor Listrik
Chief Marketing Officer Alva Putu Swaditya Yudha (kiri) bersama CEO dan CO Founder Dash Aditya Brahmana (tengah) dan Presiden Director KALISTA Albert Aulia Ilyas (kanan) berbincang usai penandatanganan kerja sama penyediaan infrastruktur logistik berbasis sepeda motor listrik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/1/2026). (ANTARA FOTO/Darryl Ramadan)
SHARE

Gejolak geopolitik akibat konflik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat berujung pada penutupan Selat Hormuz. Hal ini memicu lonjakan harga dan memangkas pasokan minyak global.

Presiden Prabowo pun kembali mendorong adopsi kendaraan listrik, sebagai respons ketahanan energi nasional lantaran ketidakpastian situasi saat ini.

Direktur Eksekutif Satya Bumi, Andi Muttaqien, berpendapat kondisi global terkini dapat dijadikan titik balik percepatan elektrifikasi dalam negeri.

Ketergantungan BBM impor membuat Indonesia sangat rentan terhadap krisis global. Ini harus menjadi momentum untuk mempercepat transisi energi bersih dan elektrifikasi, khususnya di sektor transportasi,”

kata Andi, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.

Transisi menuju kendaraan listrik berpotensi menjadi strategi kunci bagi Indonesia untuk mengatasi masalah dengan mengurangi ketergantungan impor BBM.

Namun, percepatan transisi menuju kendaraan listrik sulit terealisasi tanpa kontribusi pelaku industri otomotif yang telah puluhan tahun beroperasi di Indonesia.

Kemudian, Dwi Wulan Ramadani, Policy Strategist Coordinator CERAH berkata momentum krisis BBM seharusnya dipahami oleh produsen otomotif sebagai peluang memperbesar pasar kendaraan listrik dalam negeri.

Peran automaker menjadi sangat krusial dalam membantu percepatan pengembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia, hal ini perlu dukungan dari pemerintah dalam menciptakan permintaan kendaraan listrik,”

ucap Wulan.

Dengan respons cepat peralihan kepada kendaraan listrik saat ini, maka Indonesia akan melepas ketergantungan energi dan membangun ketahanan energi lebih kuat.

Selama ini, pemerintah dan perusahaan otomotif cenderung hanya berfokus pada hilirisasi di sektor hulu, terutama melalui produksi nikel dan baterai, tanpa diimbangi percepatan elektrifikasi kendaraan di sisi hilir.

Ekspansi tambang nikel yang masif telah memicu deforestasi, pencemaran lingkungan, dan konflik sosial di berbagai wilayah, termasuk di Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara.

Agresivitas di sektor hulu tanpa diiringi pemerataan di hilir hanya memperbesar dampak negatif bagi masyarakat yang terdampak transisi energi, tanpa benar-benar menghadirkan manfaatnya.

Hingga kini mereka belum merasakan keuntungan dari kendaraan listrik, salah satunya lantaran perusahaan otomotif masih pasif mendistribusikan kendaraan listrik di Indonesia.

Padahal, kendaraan listrik menciptakan efisiensi biaya yang signifikan, yakni 2-3 kali lebih murah per kilometernya dibandingkan dengan kendaraan BBM konvensional.

Hal ini disebabkan harga listrik lebih stabil dibandingkan harga minyak global. Dalam jangka panjang, pengurangan proporsi impor BBM berpotensi memperbaiki neraca perdagangan dan mengurangi biaya subsidi energi yang selama ini mencapai 20 persen dari APBN.

Tak terbatas pada kendaraan pribadi, Wulan menyarankan elektrifikasi juga perlu dilakukan untuk transportasi publik. Investasi besar-besaran pada sektor ini diprediksi menghindarkan Indonesia dari risiko pergeseran ketergantungan energi.

Pengembangan transportasi publik berbasis listrik seperti bus, kereta, dan angkutan massal lainnya turut menjadi kunci untuk memastikan transisi energi tidak hanya rendah karbon, tapi juga efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Akselerasi untuk beralih pada kendaraan listrik pun harus memperhatikan perbaikan di sektor hulu.

Meminjam prinsip pada dunia otomotif “fast but not reckless”, hal ini berarti percepatan produksi kendaraan listrik juga harus disertai komitmen dan upaya nyata perbaikan tata kelola sumber daya alam yang ketat agar tidak menimbulkan masalah.

Untuk itu, pemerintah perlu memperkuat standar lingkungan dan sosial dalam rantai pasok mineral kritis seperti nikel, termasuk perlindungan hak masyarakat adat dan komunitas lokal.

Pemerintah juga perlu mendorong transparansi dan akuntabilitas pengembangan kawasan industri dan proyek hilirisasi.

Selanjutnya, pemerintah perlu memastikan pendekatan transisi yang berkeadilan (just transition) dengan melibatkan masyarakat terdampak dalam pengambilan keputusan. Ditambah dengan korporasi otomotif wajib berkomitmen dalam ranah tata kelola.

Produsen dan investor wajib menerapkan praktik due diligence pada rantai pasok bahan baku kendaraan, lalu memastikan perlindungan hak masyarakat adat, dan melaporkan dampak lingkungan secara terbuka,”

tambah Wulan.
Tag:BBMenergiGeopolitikKendaraan listrikKonflikOtomotif
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
Ribuan Peserta Serbu GOR Ciracas, Kejurnas Karate Gojukai Piala Jaksa Agung jadi Ajang Cari Bibit Juara
By Syifa Fauziah
Kejuaraan Nasional Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI Ketiga Tahun 2026 resmi digelar di GOR Ciracas, Jakarta Timur,
4
ST Burhanuddin Buka Target Besar Gojukai: Dari Podium Nasional hingga Kancah Dunia
By Syifa Fauziah
Jaksa Agung, ST Burhanuddin di Kejurnas Karate-do Gojukai. (Sumber: YouTube/Karate-Do Gojukai Indonesia)
5

BERITA LAINNYA

Petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan.
Nasional

Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran Api

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tertama Kalimantan kembali…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
4 jam lalu
Ilustrasi Jalan Rusak akibat Gempa Bumi. (Sumber: Unsplash/ Anastasia R.)
Nasional

Update 25 Agustus 2025: Gempa Bumi Susulan di NTT Mencapai 7.029 Kali

Aktivitas gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus…

dusep-malikAmin-Suciady-Owrite
By
Dusep Malik
Amin Suciady
4 jam lalu
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Nasional

Malaysia Siap Kirim Bantuan untuk Indonesia Atasi Karhutla, Asalkan…

Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
4 jam lalu
Personel Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Desa adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Sumber: Antara Foto/Ahmad Subaidi/YU)
Nasional

Desa Adat Sade Hangus Terbakar, Pemerintah Janji Siapkan Bantuan Rekonstruksi

Pemerintah menyiapkan bantuan pembiayaan untuk rekonstruksi atau membangun ulang Desa Adat Sade…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
5 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up