Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 28 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Sedang Umrah, Mentan Amran Tetap Perintahkan Satgas Pangan Sikat Mafia
Nasional

Sedang Umrah, Mentan Amran Tetap Perintahkan Satgas Pangan Sikat Mafia

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 25, 2026 5:50 pm
Ani Ratnasari
Adi Briantika
Share
Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Instagram @a.amran_sulaiman)
SHARE

Meski sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci, Menteri Pertanian Amran Sulaiman tetap memantau dan memerintahkan Satgas Pangan Polri untuk tetap menindak mafia pangan yang merugikan masyarakat dan petani.

“Dari Tanah Suci pun Pak Menteri tetap memberikan arahan agar Satgas bergerak menangkap dan mengusut praktik mafia pangan yang memainkan stok dan harga pangan,”

kata Arief, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, dikutip pada Senin, 25 Mei 2026.
Baca juga:
Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan… Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan terhadap praktik mafia pangan. Penguatan pengawasan dilakukan…
Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk… Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…
Prabowo Ungkap Dampak MBG: Perputaran Uang di Desa Bisa Capai… Presiden Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemenuhan…
  • Mafia Pangan Masih Berkeliaran, Kementan Bongkar Modus Main Harga dan Penimbunan
  • Rupiah Ambruk tapi Beras SPHP Tetap Rp12.500/Kg, Pedagang Nasi Uduk Boleh Senyum
  • Prabowo Ungkap Dampak MBG: Perputaran Uang di Desa Bisa Capai Rp10,8 Miliar

Merujuk data Kementerian Pertanian sepanjang 2024-2029, Satgas Pangan Polri berhasil menangani 92 kasus mafia pangan dengan total 77 tersangka, yang terdiri dari 46 kasus beras, 16 kasus minyak goreng, 27 kasus pupuk, dan 3 kasus yang melibatkan pegawai internal.

Kasus terbesar yang diungkap adalah dugaan beras oplosan dengan potensi kerugian mencapai Rp99 triliun hingga Rp100 triliun per tahun. Berdasar hasil pemeriksaan terhadap 268 sampel beras di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak memenuhi standar mutu, berat, maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pemerintah juga menemukan 85,56 persen beras premium tidak sesuai standar. Selain itu, ada juga kasus beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikemas ulang lalu dijual kembali sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi.

“Keresahan muncul ketika stok Bulog saat itu berada pada titik tertinggi, tetapi harga gabah petani masih ada yang di bawah HPP. Namun di lapangan muncul teriakan kekurangan beras dan stok berkurang,”

ucap Arief.

Problem Sektor

Di sektor minyak goreng, Kementan menemukan produk MinyaKita kemasan satu liter dijual hingga Rp18 ribu, padahal HET ditetapkan Rp15.700; dan ditemukan juga isi kemasan yang tidak sesuai takaran.

Tak hanya itu, pengawasan pada Februari 2026 juga menemukan produk bermasalah masih beredar di pasar. Mentan Amran kemudian meminta penelusuran hingga tingkat distribusi bawah.

“Pak Menteri meminta penindakan tegas terhadap pelaku. Tidak boleh kompromi. Menteri perintahkan untuk pidanakan,”

ujar Arief.

Sementara di sektor pupuk, Kementan membongkar peredaran lima jenis pupuk palsu dengan kandungan unsur hara nihil, ulah itu diperkirakan merugikan petani hingga Rp3,2 triliun sampai Rp3,3 triliun.

Akibat pupuk palsu tersebut, banyak petani disebut mengalami gagal panen, termasuk petani pengguna Kredit Usaha Rakyat (KUR). Merujuk pengungkapan kasus itu, 27 orang ditetapkan sebagai tersangka dan pemerintah mencabut lebih dari 2.230 izin pengecer, serta distributor pupuk bermasalah.

Pembersihan juga dilakukan di internal Kementerian Pertanian, dengan 11 pejabat Eselon II Kementan dijatuhi sanksi, bahkan ada yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Langkah tegas Amran terhadap mafia pangan bukan hal baru, pada periode 2017–2019 Satgas Pangan juga menangani ratusan kasus dengan total 411 tersangka.

Tag:Andi Amran SulaimanberasHETKementanMafiaMentanPanganSatgas PanganUmrah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah Babak Belur ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Gegara AS Serang Iran
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Rupiah Anjlok, Harga Barang Naik, Benarkah RI Masih Jauh dari Krisis 1998?
By Rahmat Tunny
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
2
APBN Dipakai untuk Kurban, Prabowo Dinilai Langgar Prinsip Ibadah
By Rahmat Tunny
Sapi Kurban
3
MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat
By Rahmat
Petugas kesehatan hewan memeriksa kesehatan sapi bantuan Presiden di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
4
Wilmar Dituduh Lakukan Transfer Pricing dan Manipulasi Sawit, Ini Respons Resminya
By Anisa Aulia
Kantor Pusat Wilmar International Singapura. (Sumber: Dok. Wilmar)
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah peserta mengikuti pelatihan manajemen guru dan kepala Sekolah Rakyat di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Nasional

Guru Jadi Korban Janji Politik, DPR Sentil Keras Pemerintah Soal Kesejahteraan

Janji menyejahterakan guru kembali disorot, setelah kesejahteraan tenaga pendidik dinilai masih jauh…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
4 jam lalu
Dugaan skandal pemalsuan identitas dan riset
Nasional

Skandal “Ilmuwan Bodong” Gegerkan Konferensi Dunia, Nama Indonesia Kini Dipertaruhkan

Jagat media sosial dihebohkan dengan dugaan skandal pemalsuan identitas dan riset palsu…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
4 jam lalu
Seorang terapis yang memerankan sebagai guru (kanan) memberikan arahan terapi kepada pasien yang berperan sebagai murid sekolah menengah atas (SMA) saat menjalani terapi kesehatan di Gippum Medical, Cirendue, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (25/11/2025). Penggunaan seragam sekolah oleh seluruh pasien dan seragam guru oleh terapis diadakan dalam rangka memperingati Hari Guru ke- 80 tahun 2025.
Nasional

Negara Masih Lemah Lindungi Guru dan Dosen

Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga menegaskan, negara harus lebih serius…

rahmat-tunnyAmin Suciady
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
6 jam lalu
Petugas kesehatan hewan memeriksa kesehatan sapi bantuan Presiden di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
Nasional

MUI: Pembelian 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Sah Secara Syariat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai tidak ada masalah dalam pembelian 1.098 sapi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up