Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Diam-diam Masuk GoTo, Danantara Baru Punya Kurang dari 1 Persen Saham

Danantara sudah membeli saham GoTo melalui Bursa Efek Indonesia kurang dari 1 persen dari total saham yang beredar.

Driver Gojek lagi mengganti baterai Motor. (Sumber: Dok. GoTo)
Driver Gojek lagi mengganti baterai Motor. (Sumber: Dok. GoTo)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merespons, terkait Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi salah satu pemegang saham Perseroan. 

Direktur Sekretaris Perusahaan GoTo, R.A Koesoemohadiani mengatakan Danantara sudah membeli saham GoTo melalui Bursa kurang dari 1 persen dari total saham yang beredar. 

Danantara telah membeli sejumlah saham Perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1 persen dari saham yang diterbitkan oleh Perseroan. Perseroan menyambut baik investasi tersebut,”

ujar Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi Rabu, 6 Mei 2026.

Koesoemohadiani mengatakan, pihaknya menyambut baik investasi yang dilakukan oleh Danantara, sebagaimana yang dilakukan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, investasi ini mencerminkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang Perseroan. 

Iklan

Kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi Perseroan untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, profesional, dan terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik. Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan kewajiban pelaporan atas kepemilikan saham Perseroan,”

jelasnya.
Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)

Kepemilikan Minim, Tapi Berpotensi Bertambah

Adapun terkait tidak dicantumkannya Danantara ke dalam daftar pemegang sama, GOTO mengatakan hal ini sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh BEI bahwa kepemilikan saham yang dilaporkan hanyalah di atas 1 persen.

Sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh BEI, informasi tersebut merupakan informasi yang bersifat privat dan disampaikan secara terbatas kepada BEI,”

terangnya.

Koesoemohadiani mengatakan, Perseroan dalam enam bulan ke depan belum memiliki rencana aksi korporasi yang material. Perseroan katanya, akan selalu memenuhi ketentuan yang berlaku untuk menyampaikan keterbukaan informasi material kepada publik.

Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa pihaknya sudah masuk ke pemilikan saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Danantara katanya, akan meningkatkan kepemilikan saham di GOTO secara bertahap.

Kita sudah masuk (di GOTO), terus akan kita tingkatkan secara bertahap,”

ujar Rosan di Kemenko Perekonomian, Jakarta.
Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: Google/Amalia Ayuningtyas)
Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: Google/Amalia Ayuningtyas)

GOTO Tunggu Aturan Baru Transportasi Online

Adapun terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pengemudi Transportasi Online, yang salah satu poinnya mengatur tentang penurunan potongan aplikasi maksimal 8 persen dari 20 persen. Manajemen GOTO saat ini masih menunggu salinan dan informasi dari Perspres tersebut.

Perseroan masih menunggu informasi lebih lanjut atau ketentuan-ketentuan yang diatur di dalam Perpres, termasuk salinan dari Perpres tersebut, untuk selanjutnya Perseroan dapat melakukan kajian secara menyeluruh serta membuat rencana bisnis yang tepat dalam rangka penerapan ketentuan tersebut,”

imbuhnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.