Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Makna Lagu Nina dari .Feast: Surat Cinta Seorang Ayah dan Realita Menjadi Dewasa
Hype

Makna Lagu Nina dari .Feast: Surat Cinta Seorang Ayah dan Realita Menjadi Dewasa

Hafidz NcAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Januari 21, 2026 2:45 pm
By
Hafidz Nc
ByHafidz Nc
Creative Developer
Penulis lepas yang meliput pemberitaan seputar teknologi terkini, startup, film, musik hingga gaya hidup lainnya.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
7 bulan lalu
Share
SHARE

Biasanya, band rock .Feast dikenal dengan lirik-liriknya yang tajam, penuh kritik sosial, dan menyuarakan kegelisahan politik. Namun, dalam lagu berjudul Nina, nuansa yang dihadirkan berubah drastis menjadi hangat, intim, sekaligus menyayat hati.

Lagu yang menjadi bagian dari album Membangun & Menghancurkan ini terasa seperti sebuah lullaby atau lagu pengantar tidur. Namun, di balik nada yang menenangkan, tersimpan pesan mendalam tentang pengorbanan orang tua, harapan, dan kejamnya dunia luar.

Berikut adalah bedah makna dari lirik lagu Nina yang menyentuh hati banyak pendengar.

  1. Pengorbanan dan Jarak Fisik
    “Saat engkau tertidur, Aku pergi menghibur… Beda kota, pisah raga, bukan masalahku”

Bait pembuka ini langsung menggambarkan realitas banyak orang tua pekerja. Ada momen di mana seorang ayah harus meninggalkan anaknya yang sedang terlelap demi mencari nafkah (“pergi menghibur”).

Kalimat “beda kota, pisah raga” menegaskan situasi hubungan jarak jauh antara orang tua dan anak. Meski rindu hanya bisa terobati lewat layar gawai (“Lihat wajahmu di layar”), rasa syukur tetap ada karena semua kerja keras itu memiliki tujuan yang jelas: untuk sang buah hati.

  1. Harapan Agar Anak Lebih Baik dari Orang Tuanya
    “Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu. Jadi lebih baik dibanding diriku”

Ini adalah inti atau nyawa dari lagu Nina. Setiap orang tua pasti memiliki harapan universal: mereka ingin anaknya memiliki nasib dan karakter yang lebih baik daripada dirinya.

Frasa “cari panggilanmu” memberikan kebebasan pada sang anak untuk menjadi apa saja yang ia inginkan, tanpa paksaan. Sang ayah dalam lagu ini menyadari kekurangannya sendiri dan berharap sang anak tidak mengulangi kesalahan yang sama atau terjebak dalam kesulitan hidup yang sama.

  1. “Untukmu Kujual Dunia”: Proteksi Tanpa Batas
    “Namun percayalah, untukmu kujual dunia… Segala hal kuupayakan untuk melindungi”

Bagian ini menunjukkan sisi protektif yang agresif namun penuh kasih. Istilah “kujual dunia” adalah hiperbola yang menggambarkan bahwa orang tua rela melakukan apa saja—bahkan hal yang gila atau berat sekalipun—demi kebahagiaan dan keamanan anaknya.

Ada keinginan kuat untuk menjadi tameng (“Segala hal kuupayakan untuk melindungi”). Sang ayah ingin memastikan anaknya tidak perlu merasakan kerasnya hantam dunia yang mungkin pernah ia rasakan sendiri.

  1. Berdamai dengan Kematian dan Waktu
    “Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa. Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama”

Lirik ini menyisipkan kesadaran akan mortalitas. Ada ketakutan tidak bisa menemani sang anak hingga dewasa, namun di saat yang sama ada penerimaan yang ikhlas. Pesan ini seolah menjadi wasiat bahwa kasih sayang orang tua tidak akan putus, bahkan oleh kematian sekalipun.

  1. Realita Bahwa Dunia Itu Jahat
    “Tuk s’lalu jauhkanmu dari dunia yang jahat… Kar’na kelak kau ‘kan tersakiti”

Di bagian bridge dan outro, lagu ini menjadi sangat realistis. Tidak ada janji manis bahwa hidup akan selalu indah. Sang ayah sadar bahwa sekuat apa pun ia berusaha melindungi (“Jauhkanmu dari dunia yang jahat”), suatu saat sang anak pasti akan merasakan sakit dan kecewa saat menjadi dewasa.

Kalimat “Saat dewasa kau ‘kan mengerti” adalah sebuah peringatan lembut. Bahwa segala larangan, amarah, atau proteksi yang dilakukan orang tua saat ini, baru akan masuk akal ketika sang anak sudah merasakan sendiri pahit manisnya kehidupan.

Secara keseluruhan, Nina bukan sekadar lagu untuk anak bernama Nina. Lagu ini adalah representasi surat cinta dari orang tua yang tidak sempurna, yang sedang berjuang keras melawan dunia, demi memastikan anaknya bisa tidur nyenyak dan tumbuh menjadi manusia yang lebih hebat di masa depan.

Lirik Nina .Feast lengkap

Saat engkau tertidur
Aku pergi menghibur
Beda kota, pisah raga, bukan masalahku
Lihat wajahmu di layar, ku tetap bersyukur

Saat engkau terjaga
Aku ‘kan ada di sana
Sempatkan bermain dan bawakan cendera mata
Satu sampai lima tahun, cepat tak terasa

Segala hal kuupayakan untuk melindungi
Tunggu aku kembali lagi esok pagi

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
‘Tuk sementara ini aku mengembara jauh
Saat dewasa kau ‘kan mengerti

Saat engkau dewasa
Dan aku kian menua
Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa
Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama

Saat engkau teringat
Tengkar kita, manakala
Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna
Namun percayalah, untukmu kujual dunia

Segala hal kuupayakan untuk melindungi (untuk melindungi)
Tunggu aku kembali lagi esok pagi (selalu janjiku pada dirimu)

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
Dan tertawalah saat ini selepas-lepasnya
Kar’na kelak kau ‘kan tersakiti

Aku tahu kamu hebat
Namun, s’lamanya diriku pasti berkutat

‘Tuk s’lalu jauhkanmu dari dunia yang jahat
Ini sumpahku padamu ‘tuk biarkanmu

Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
Jadi lebih baik dibanding diriku
‘Tuk sementara kita tertawakan berbagai hal
Yang lucu dan lara selepas lepasnya

Saat dewasa kau ‘kan mengerti
Kar’na kelak kau ‘kan tersakiti
Saat dewasa kau ‘kan mengerti
Kar’na kelak kau ‘kan tersakiti

Chord Nina .Feast

Intro : D..F#  G
D                     F#     G
Saat.. engkau ter..tidur..
D                 F#       G
Aku.. pergi meng..hibur..
    D
Beda kota, pisah raga
    F#         G
Bukan masalahku
   D
Lihat wajahmu di layar
      F#      G
Ku tetap bersyukur

D                     F#    G
Saat.. engkau ter..jaga..
D                   F#      G
Aku kan ada di.. sana..
    D
Sempatkan bermain
                F#                G
Dan bawakan cenderamata
    D
Satu sampai lima tahun
    F#          G
Cepat tak terasa..
Bm                 A
Segala hal ku upayakan untuk
    G            Gm
Melindungi..
Bm                          A
Tunggu aku kembali lagi esok
  G    A
Pagi..

Reff :
D                           G        A
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
D                      G          A
Jadi lebih baik dibanding diriku
D                      G    A
Tuk sementara ini aku
    Bm        A        G
Mengembara.. jauh..
   Gm                                D
Saat dewasa kau ‘kan mengerti

Interlude : D.. F# G (2x)

D                     F#        G
Saat.. engkau de..wasa..
       D           F#        G
Dan aku.. kian.. menua..
    D                                   F#           G
Jika ku berpulang lebih awal, tidak apa
     D                                F#               G
Berjumpa lagi di sana, aku tetap sama

D                     F#      G
Saat.. engkau ter..ingat..
D                         F#       G
Tengkar kita.. mana..kala..
     D                                     F#      G
Maaf atas perjalanan yang tidak sempurna
    D                                          F#        G
Namun percayalah, untukmu kujual dunia
Bm                 A
Segala hal kuupayakan
                   G         Gm
Untuk melindungi.. (untuk melindungi..)

Bm                        A                      G
Tunggu aku kembali lagi esok pagi..
                                A
(selalu janjiku pada dirimu)

Reff :
D                           G        A
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
D                     G           A
Jadi lebih baik dibanding diriku
D                       G      A
Dan tertawalah saat ini
   Bm      A        G
Selepas-lepasnya..
Gm                                  F#m
Karena kelak kau kan tersakiti
F#m    G                            D
            Aku tahu kamu hebat

    G                                                    F#m
Namun selamanya diriku pasti berkutat
G
Tuk s’lalu jauhkanmu
              F#m         G
Dari dunia yang jahat
A                                                     D
Ini sumpahku padamu tuk biarkanmu
Reff :
D                            G       A
Tumbuh lebih baik, cari panggilanmu
D                    G          A
Jadi lebih baik dibanding diriku
D                       G     A
Tuk sementara kita tertawakan
Bm                        A                         G
Berbagai hal yang lucu dan lara selepas lepasnya
   Gm                             D
Saat dewasa kau kan mengerti
        G                   A        D
Karena kelak kau kan tersakiti
    G               A              D
Saat dewasa kau kan mengerti
    G                      A          D
Karena kelak kau kan tersakiti
Tag:FeastLirik Makna Lagu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
ByHafidz Nc
Creative Developer
Follow:
Penulis lepas yang meliput pemberitaan seputar teknologi terkini, startup, film, musik hingga gaya hidup lainnya.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Aksi Mulia Numan Nomad: Jelajah Nusantara Sambil Bantu Mahasiswa Lulus Skripsi Tanpa Biaya
By Ossid Duha Jussas Salma
Numan Nomad
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
4
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
5

BERITA LAINNYA

Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
Hype

Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, lomba makan kerupuk selalu…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Ilustrasi Rekomendasi Lomba 17 Agustus
Hype

Sambut HUT RI, Ini 10 Rekomendasi Lomba 17 Agustus Paling Seru untuk Karyawan Kantor

Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus tidak hanya dirayakan di…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Artis Cinta Laura
Hype

Cinta Laura Geram soal Kasus Yurizal: Pasien BPJS Tak Boleh Diperlakukan Berbeda

Artis Cinta Laura ikut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Lomba balap karung
Hype

Mengenal Sejarah Balap Karung yang Selalu Ada Saat Lomba 17 Agustusan 

Kalau kamu sadar, ada satu lomba yang nggak pernah absen di setiap…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up